Curhatan Mahasiswi tentang kuliah online karena Corona

Halo semuanya!!! Apa kabar? 

Semoga kalian semua dimana pun berada dalam keadaan sehat. Dimasa Pandemi ini kita semua harus menjaga selalu kesehatan.

Ini adalah postingan pertama Tahun 2020. 
Dan lucunya adalah aku tiap posting disini selalu bulan juli. hanya beda tahun. tapi ini beneran gak sengaja, aku sekarang nulis ini karena belum ada postingan apapun di tahun ini, selain karena bingung mau nulis apa, juga karena sibuk dengan kehidupan sebagai mahasiswi "Kuliah Online".

Tahun 2020 awal tepatnya bulan Februari 2020 di China virus ini mulai menyebar dan kemudian menyebari ke seluruh Dunia salah satunya negara Indonesia. virus ini sangat berbahaya, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Karena faktor virus ini yang cepat sekali menyebar , penularan virus ini salah satunya yaitu batuk dan bersin yang menyebabkan seluruh dunia menerapkan sistem lockdown yang artinya mengunci sebuah kota atau satu negara demi mengurangi rantai penyebaran virus ini. Nah karena adanya sistem ini, seluruh aktivitas manusia mau tidak mau jadi kacau berantakan. ada yang WFH (Work From Home) atau kerja dari rumah, sekolah libur, mahasiswa kuliah secara daring, bahkan yang lebih parah ada yang di PHK.

Kuliahnya online ya? Enak dong.
Itu adalah pernyataan pertama saat pengumuman kuliah dari rumah. awalnya sih emang enak ya, kita gak perlu terus waswas terhadap orang lain, waktunya bisa fleksibel, bla bla bla.

Tapi ternyata itu salah. Kuliah Online sama sekali tidak enak. Kenapa tidak enak? 

faktornya ada banyak;

  • Menghabiskan banyak kuota untuk kuliah

seperti kuliah menggunakan google meet atau zoom. Kalau yang punya WiFi sih gak perlu khawatir ya, tapi untuk yang selalu mengandalkan data seluler itu gak ramah sama sekali untuk kantong mahasiswa.

  • Jadwal kuliah/pengumpulan tugas yang berbarengan

Dalam satu hari, kuliah biasanya ada yang lebih dari 1 mata kuliah dengan waktu yang berbeda. tapi saat kuliah daring, ada aja dosen yang memberikan tugas dan harus dikumpulkan di hari yang sama, setelahnya ada kuliah lagi dan lagi lagi harus mengumpulkan di hari yang sama juga. itu sangat menguras energi.
  • Modul, Modul, dan Modul

Modul itu emang bagus, bermanfaat. tapi kalo terus terusan di kasih modul tapi modul nya gak lengkap juga buat apa?? 
Modul gak lengkap penjelasannya, gak pernah ada kuliah lewat zoom ataupun google meet, tapi selalu memberi tugas. 
Yang paling gak enak sih kalau ada tugas menyangkut hitungan, sedangkan kita gak mengerti modul nya udah gitu gak ada kuliah tatap muka ya kita mau gimana ngerjainnya?? 
  • Gak ada kuliah, Gak ada Uang Jajan.

Ini sih sangat relate untung semua mahasiswa. Padahal sebelum mulai berlaku kuliah daring, aku bikin rekening baru untuk nabung dari sisa uang bekal kuliah. rekening nya udah jadi, eh kuliahnya malah libur.. mubadzir sekali... yang ada malah uang di rekening terus terkuras habis T_T.
Ada universitas negeri yang memberikan subsidi untuk mahasiswanya. tapi apa daya untuk kami para mahasiswa/i kampus swasta. tidak ada subsidi apapun. minimal kouta lah.
kami sama sama mahasiswa, kenapa harus diperlakukan beda antara mahasiswa kampus negeri dengan kampus swasta? tidak adil.


Semoga Pandemi ini cepat selesai. agar seluruh aktivitas manusia cepat kembali semperti semula.
Meskipun tidak akan benar benar kembali semula. karena mulai sekarang diberlakukan New Normal. Tapi setidaknya, kami bisa merasakan hidup seperti mahasiswa biasa. tidak seperti ini. 

Sungguh, aku rindu kampus.